A Milestone

Hari ini saya akan berusaha menggapai salah satu poin di kehidupan saya. Akad rumah, bukan bermaksud pamer. Tapi bagi seorang single yang belum berpasangan dan berumur di bawah 30 tahun saya masih ingin menjalani kehidupan yang penuh tantangan tanpa terbebani. Namun semenjak 2 bulan yang lalu, hati saya terketuk olehNya. "Eh nak, kenapa tidak mencoba hal yang baru? Semisal diberi tanggung jawab" Saya protes kepada pemilik hidup, "Gusti Yesus, lha wong saya masih belum merasa bahagia. Saya masih pengin senang dan santai tanpa perlu mikirin hal ini itu. Yang penting hidup terus berjalan dan Engkau mendampingi hambaMu ini" tapi Tuhan itu maha bijak, jawabNya dalam bentuk proses pembentukan pola pikir di hidup saya tidak pernah ada habisnya. "Apa akibatnya bagi hambaKu yang tidak mengembangkan talentanya yang telah Aku berikan?"
Continue reading “A Milestone”

Melepas Galau, Sweet Escape di Teluk Kiluan Lampung

Papa, Mama, Om, Bude, dan Tetangga

Berhubung di bulan April sedang galau-galaunya karena banyak hal, saya nekat membolang bersama Ari, Brigitta ‘Yola’, Firman, dan Fian ke Lampung. Lumayan untuk membuang rasa sedih di hati yang semakin menjadi ajur seperti bubur *husyah* Dan dapat dikatakan trip ke Lampung ini bukanlah trip yang rapi. Si Ari baru mengabari saya H-5 sebelum berangkat. Anggotanya pun langsung direkrut seadanya lewat group chat. Susunan panitia juga serba instan. Ari sebagai ketua kelompok mengurus transport dan saya sebagai co-pilotnya mengurus akomodasi.

Continue reading “Melepas Galau, Sweet Escape di Teluk Kiluan Lampung”

Random #16

Hi there, are you waiting for somebody? Yes I’m waiting for my favourite notification.

Selamat pagi darimu menjadi selamat sore dariku, dan begitu juga sebaliknya. Ternyata kita berada di satu frekuensi asmara yang sama.

You are as my sunrise and I am as your sunset.

Posted from my iPhone 6s

Foodgasm Masakan Rumah

Pulang ke rumah itu adalah berkat yang sangat ditunggu oleh anak kost seperti saya. Gimana tidak? Soalnya menyangkut urusan lidah dan perut, dan rumah memang memiliki cita rasa tersendiri dalam menyediakannya *sujud syukur lalu sungkem tangan mbak Imah* Biasa di Jakarta menu andalan weekend adalah Soto Kudus plus jeroan otak goreng dan jika sehari-hari biasanya masakan sunda, ayam penyet / tongseng ayam, dan seringkali Ketoprak Cirebon.

Continue reading “Foodgasm Masakan Rumah”

Nanjak di Ketinggian Lagi?

“Ayolah Di, tahun ini terakhir. Jangan sekarang lah!” ‘undangan’ dari Ari membuat saya semakin rindu untuk mendaki.

Tidak terasa sudah dua bulan ini ada yang aneh di kamar saya. Tampak lebih kosong. Saya senang dengan sesuatu yang tenang dan ketinggian menyediakannya bagi saya. Naik gunung adalah salah satu bentuk passion di hidup saya yang paling susah untuk tidak dilakukan. Naik gunung bagi saya bukanlah ajang pamer kekuatan fisik, saling menjatuhkan mental, lomba siapa yang tercepat dan terbaik, dan bahkan pamer foto di media sosial dengan caption “eh saya lagi travelling lho! how beautiful my life is“.

Continue reading “Nanjak di Ketinggian Lagi?”

Rasa Suka Itu?

Minggu lalu saya janji bertemu dengan teman SMP. Akhirnya jumat malam kami berdua nangkring di resto sushi yang cukup mainstream dan berlokasi di Gandaria City. Kebetulan sudah lama tidak tatap muka secara langsung semenjak kucing kami gagal berjodoh tahun 2009, jadi banyak hal yang dia ingin ceritakan. Mulai dari kehidupan dia sehari-hari, pekerjaan dia, rencana lanjut sekolahnya dia, hingga gebetannya dia. Sedangkan saya cuma mampu cerita score game Flappy Bird yang udah berhasil tembus 300 di awal tahun ini *menyedihkan*

Continue reading “Rasa Suka Itu?”