Indahnya Berbagi

Di hari ulang tahun mama saya tidak dapat berbagi kebahagiaan di rumah bersama keluarga, tapi bukan berarti saya tidak dapat berbagi keceriaan dengan mereka yang ada di sekitar saya. Minggu pertama di awal September tepat setelah pendakian Guntur, Devi memberi saya kabar tentang acara donasi Rumah Dongeng Pelangi di Yayasan Heesu Cahaya Cinta. Oh iya, apa itu Yayasan Heesu? Yayasan ini khusus bagi yang mengalami difabel ganda dan cerebral palsy. Didirikan awalnya oleh warga Korea yang tergerak hatinya dan ada layanan fisioterapi yang terverifikasi.

Continue reading “Indahnya Berbagi”

Indahnya Berbagi

Saya dan Sabtu, Cibubur – Gambir

Adi, udah bangun kan lo?” Panggilan telepon Line dari Ari di pagi hari itu membuat saya langsung terlompat kaget dari pulasnya tidur. “Gila udah hampir pukul 03.40 mana sempat?” Segera saya membuka hati aplikasi Grab di iPhone dan memesan kendaraan untuk mengantar ke Gambir. Tidak lupa langsung ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi. Selesai mandi saya mematikan lampu ruang tengah dan mengunci rumah lalu bergegas keluar ke depan perumahan. Sialnya saya baru sadar “EH BENERAN NIH, KARTU FLAZZ SAYA HARUS ILANG SEKARANG? GIMANAAAAAAA DONK??” Tol Cibubur – Lingkar Jakarta sekarang sudah wajib tanpa tunai untuk menggunakan e-toll dan rekan sejawatnya, dan justru kartu BCA Flazz saya hilang. Tidak lama kemudian driver Grab menelpon bahwa dia sudah sampai di depan perumahan.

Continue reading “Saya dan Sabtu, Cibubur – Gambir”

Saya dan Sabtu, Cibubur – Gambir

Sebuah Titik Balik, Pendakian Gunung Guntur

Banyak yang bilang Gunung Guntur itu seperti Semeru versi mini. Meski tampak gersang, namun gunung ini adalah harta di negeri ini yang ternyata menyimpan seabrek keindahan karyaNya. Jika banyak pendaki yang mengatakan bahwa gunung di bawah 3000 mdpl itu pasti mudah didaki, mungkin gunung ini adalah pengecualian bagi mereka yang meremehkan. Di gunung ini saya belajar tentang sebuah titik balik mental, dari keterpurukan menjadi kekuatan.

Tambang di Guntur

Continue reading “Sebuah Titik Balik, Pendakian Gunung Guntur”

Sebuah Titik Balik, Pendakian Gunung Guntur

Family

We have passed the storm together, as a family we will not let anything tear us apart.

Kita akan berjuang bersama, kita percaya bahwa rancanganNya dan kasih dari tanganNya memampukan. Mama, Mas Ore, Mbak Nila, Rian, dan saya. Kita pasti bisa kok! Love you my dearest family.

Family

Melepas

Kalau kamu ingin melangkah tapi terikat, saya akan membantumu untuk lepas. Bukan melepas dan justru mengikatmu kembali untuk selalu berada di dekat saya, saya akan membantumu lepas terbang sesuai dengan yang kamu inginkan. Gapai mimpimu. Dan janji saya adalah melepasmu dan tidak pernah menahan kamu. Kamu luar biasa, dan rasa kecewa terhadap sendiri diri ini tidak pernah lagi menahanmu.

Perahu berlayar dengan arah,
Seiring angin melepaskan sauh,
Kamu teruskanlah langkah,
Saya tidak akan kembali dan menjauh.

Melepas