Random #18

Sialnya lebih mudah mengingat daripada melupakan.

Semua indah tiada jemu, seolah nyata dan tidak semu, sebelum ego kita bertemu.

Alam bebas tanpa suara bertabur bintang malam dengan kehangatan secangkir teh dan dihasi senyum manis seorang wanita.

Sejuntai senyuman itu mengalir dari bibirmu yang manis, jangan beranjak aku ingin menulis, sajak ini belum sah untuk dikatakan romantis.

Jangan pergi, duduklah barang sebentar. Sampai pagi, menjemput langit fajar.

Terasa lembut belaian embun pagi, matahari masih enggan menghapus elegi, dan ternyata kamera saya berkenan untuk membidik lagi.

Posted from WordPress for iOS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.