Aplikasi di Ponsel Jadul yang Masih Saya Gunakan

Flashback 12 tahun yang lalu, saya teringat kala ketika masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Menatap ponsel Nokia 7610, termangu menunggu pesan Mig33 dari mantan kekasih. Si @gundamshinsen online namun @sa_l_sa tidak kunjung online, lalu galau karena ternyata doi tidak mendapat sinyal GPRS. Yap siapa hayo yang sempat menggunakan aplikasi chat tersebut? Sampai dengan saat ini saya masih setia menggunakan ponsel jadul karena jatuh cinta dengan keawetan baterainya serta menggunakannya untuk SMS dan telepon.

Nokia 7610 Game Nokia 7610

Meskipun sekarang saya tidak pernah lagi menggunakan fitur kamera untuk fotografi dan berselfie ria. Kalau dulu ketika SMA hingga kuliah tahun akhir sebelum hijrah ke Google Galaxy Nexus rajin banget nyetok jepretan terus edit di ACDSee PC rumah. Apalagi si mantan *duh dibahas terus* yang demen banget menuhin MMC dengan ekspresi bibir manyun dari posisi serong kanan atas 30 derajad ala anak tahun 2000an. Saya sendiri juga masih suka mengakses beberapa aplikasi. Dan aplikasi-aplikasi tersebut pastinya tidak dapat terinstall di iOS karena saking old school.

Apa saja sih aplikasi yang saya pernah dan masih saya gunakan? Tentunya GAME yang selalu dan akan pasti wajib terinstall. Berikut adalah beberapa aplikasi yang hingga saat ini masih bikin saya merasa addicted, lumayan untuk menghabiskan waktu ketika senggang di kereta ketika berangkat kerja. Meski sudah berkali-kali tamat namun tetap saya mainkan lagi dan lagi. Berikut beberapa di antaranya :

Mig33 Messenger

Ketika SMA hampir satu sekolah terkena demam chatting via ponsel yang at least mendukung Java MIDP 1.0. Bermodal ponsel dan pulsa Rp. 5000,- dengan provider Mentari saya dapat bertahan berkomunikasi dengan sesama pengguna Mig33 selama 3 minggu penuh. Paling hobi join group chat mulai dari group kelas, sekolah, kota asal, komunitas motor, game, hingga mancanegara yang entah apa topik pembicaraannya. Dan saking alaynya beli paket emoji seharga Rp. 15.000,- agar terlihat beda karena tiap chat isinya emoji yang tidak dimiliki oleh pengguna lainnya *dari tahun 2007 udah kenal emoji euy!*

Gebet menggebet antar satu sekolah dengan sekolah yang lainnya pun tidak luput dari aplikasi yang satu ini. Ya namanya juga anak SMA jaman itu hehe, Facebook dan Instagram belum lahir. Sayangnya akun saya untuk aplikasi ini sudah tidak dapat diakses lagi, hiks sedih. Terakhir kali saya login tahun 2009, karena saat ini layanan Mig33 sudah tidak lagi mendukung ponsel jadul. Untungnya sekarang sudah ada WhatsApp dan Telegram, sehingga beberapa group sudah termigrasi ke aplikasi chat jaman now dan dapat menyambung kembali silaturahmi.

Mig33
Mig33 via VentureBeat.com

Ketika kelas 2 SMA tahun 2006 saya bekerja sambilan di sebuah kedai service dan jual pulsa. Biasanya banyak pelanggan yang datang selain untuk beli pulsa adalah untuk mengisi lagu mp3. Dan adalah pengalaman baru juga bagi saya ketika itu adalah menjadi CP atau Content Provider dari salah satu provider nomor telepon yang merupakan sponsor kedai tempat saya bekerja. Salah satu tugas CP adalah menginstall aplikasi sesuai permintaan pelanggan.

Banyak sekali anak-anak muda yang membeli game besutan Gameloft. Dan dari situlah saya mendapat pengalaman untuk mengenal Java ME, instalasi, dan troubleshot aplikasi. Lalu saya sendiri justru ikutan beli dan install di hape saya karena sebelumnya hape saya isinya cuma lagu galaunya Ungu haha. Baru tahu deh ternyata nginstall permainan dan aplikasi pun dapat menghasilkan uang yang cukup lumayan di jaman itu.

Brothers in Arms : Earned in Blood

Ini adalah game pertama yang saya install di ponsel. Dibuat berdasarkan versi desktop PCnya dengan judul yang sama. Pertama kali memainkan game ini sekitar tahun 2006 awal, benar-benar ketagihan. Saya sampai tidak tidur 2 hari hanya untuk menyelesaikan permainan dan mendapatkan top score. Untuk mendownload .jar dan .jadnya saya perlu merogoh kocek pulsa sebesar Rp. 10000,- Angka yang cukup mahal bagi anak SMA ketika itu, namun sekarang justru banyak sekali bertebaran gratis di internet hehe.

Bercerita tentang petualangan perang di masa perang dunia ke-2 dengan tampilan yah dapat dibilang saat itu sangat ciamik untuk ukuran game ponsel. Mulai dari aksi perang di Perancis, Mesir, hingga Jerman. Melawan tentara dan tank NAZI. Senjatanya pun cukup lengkap seperti senapan otomatis, senapan mesin, flamethrower, granat, dan bazooka untuk menghancurkan tank.

BiA : Earned in Blood Nokia 7610 BiA : Earned in Blood Nokia 7610

Gameplaynya simple dan tidak muluk-muluk. Dapat digerakkan secara diagonal dan bergenre action role-playing game. Sahabat SMA saya si David pun sampai ikut ketagihan, kami berdua berkompetisi untuk menentukan siapa yang dapat menyelesaikan permainan ini terlebih dahulu.

And1 Street Basketball

Permainan bergenre olahraga basket ini adalah favorit saya ketika SMA, demi melengkapi pemain dan klubnya saya rela nongkrong di Terminal Tirtonadi Solo 2 jam melewatkan bus menuju rumah nenek di Karanganyar. Permainannya seperti NBA, namun bukan basket resmi melainkan street basket 2 vs 2. Aksi-aksinya cukup keren yang cukup realistis di jamannya semisal three poin shoot, lay up, slam dunk, dan ngusilin pemain lawan.

Jika power-up mencapai maksimal maka dunk dan three poin shoot akan sangat maksimal serta tidak dapat diganggu oleh lawan. Komentar-komentar dari komentator cukup lucu dan dapat dijadikan sarana belajar kosakata bahasa Inggris kasar oleh saya ketika itu.

And1 Streetbasket And1 Streetbasket

Miami Nights: Singles in The City

Bagi yang pernah bermain The Sims pastinya tidak akan asing memainkan permainan yang satu ini. Tujuan dari permainan ini adalah untuk membangun jalan hidup pemainnya, namun memang lebih ke arah ‘simulator’ kencan. Yang penting adalah membangun interaksi dengan sekitar. Permainannya sih cukup kompleks karena harus menjalankan seperti aktivitas sehari-hari seperti misalnya mandi, makan, kerja, buang air, olahraga, kencan, belajar dsb.

Apakah dapat tamat? Tentunya tidak karena adalah seperti menjalani kehidupan sehari-hari dan jujur saja time-killer terbaik ketika sedang menunggu mantan pacar *harus dibahas ya?* saya kuliah adalah memainkan permainan ini hehe.

Miami Nights: Singles in The City Miami Nights: Singles in The City

Splinter Cell: Pandora Tomorrow

Kalau permainan yang satu ini diadopsi dari permainan yang sama di PC dan console. Permainan ala Mission Impossible yang menyelinap diam-diam dan menyelesaikan misi. Berperan sebagai Sam Fisher seorang agen rahasia CIA yang ditugaskan di Timor Leste untuk menyelesaikan inti dari intrik konflik. Cukup seru karena bertema konfrontasi dengan Indonesia. Apalagi khas dari permainan Tom Clancy yang memerlukan strategi dalam bermain.

Emang apa sih khasnya? Kita tidak perlu menghabisi semua musuh, cukup berpatokan pada misi. Jadi bukan tipikal permainan brutal seperti Contra. Semakin kita ‘berisik’, maka semakin jelek pula score permainan kita. Lumayan cukup menguras emosi, apalagi banyak jebakan batman seperti ranjau. Meski tampilan permainan ini sangat sederhana namun gameplay cukup menguras emosi hehe. Keep stealth yak!

Splinter Cell: Pandora Tomorrow Splinter Cell:Pandora Tomorrow

Asphalt 3: Street Rules

Permainan yang satu ini benar-benar mendunia, dari hape jadul hingga hape jaman now tetap membumi. Dengan mengusung tema balap mobil yang mirip dengan Need for Speed: Most Wanted dan dipengaruhi oleh film Fast and Furious, permainan yang satu ini cocok bagi penggila permainan balap mobil yang menginginkan dapat custom kendaraannya. Bagi saya di jaman itu, permainan yang satu ini benar-benar keren.

Balap mobil dan custom mobil di genggaman tangan, kapan lagi saya dapat menikmatinya? Apalagi untuk versi Symbian tampilan permainannya 3D sehingga bikin betah untuk begadang berhari-hari hanya untuk memenangkan kontes balap liar dan membuat polisi repot kalang kabut. Memang tidak selengkap permainan balap mobil di PC atau console namun fitur NOS, lampu neon, dan traffic jalanannya sangat menghibur.

Semakin sering kita juara maka akan semakin banyak uang yang dapat dikumpulkan untuk menambah berbagai koleksi kendaraan dan spare-partnya. Mode balapnya pun cukup lengkap karena ada yang berupa arcade, duel, cop chase, dsb. Paling seru sih cop chase di mana kita akan bermain sebagai polisi yang harus menangkap para pembalap liar. Permainan ini adalah salah satu permainan yang menjadi hiburan utama dan favorit saya di masa SMA setelah Miami Nights.

Asphalt 3Asphalt 3Asphalt 3

Yap itulah beberapa aplikasi yang masih terinstall di hape Nokia 7610 jadul saya. Aplikasi dan permainan yang sudah menemani saya semenjak SMA. Bahkan sampai sekarang saya masih memainkannya. Cukup konsisten kan? Kadang yang klasik memang masih asik. So, kalian sendiri masih main permainan jadul seperti saya tidak? Jika ada share juga donk!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s