Sudah Lama

Moment Quote from Pinterest

Pagi itu dering panggilan membuat tidurnya menjadi terganggu dan ia pun terpaksa mengangkat telepon tersebut. Dengan mata terpejam menekan tombol loudspeaker. Terdengar suara sapaan “Semalam kamu lembur ya? Pasti baru bangun, ngga baik lho di depan komputer terus-menerus” Terakhir ia mendengarkan warna suara itu adalah tepat 9 tahun silam, ketika ia baru saja memasuki bangku kuliah. Dan sejujurnya itu adalah momen yang paling dia tidak ingin kenang kembali. “Heh, kok cuma diam. Sadar please! Kamu sok lupa ya dengan saya?” tanya sang penelpon gelap tersebut.

Lalu dengan sedikit membuka mata yang benar-benar berat karena lembur hingga larut malam selama 2 hari berturut-turut, ia menata konsentrasi dan sedikit melirik ke layar. Panggilan itu awalnya tidak dikenali olehnya, namun 6 digit nomor paling belakang dan warna suara si penelpon tiba-tiba mengingatkan dirinya ketika pertama kali mengikuti kegiatan pramuka saat SMA kelas 1. Flashback ketika di depan sekolah “Heh bro, kamu ngeliatin dia? Kenalan lah, ojo mung dinggo bahan” ledek Andre. Balasnya, “ah asem, cuma kaget aja anak cewek SMP itu kok mirip banget sama Relena di Gundam Wing“. “Halah ngemeng epeh, bilang aja naksir. Daripada nyesel nanti doi digebet Samuel cuy, buruan” sahut Rendi.

Memang benar paras anak perempuan SMP itu mengingatkannya kepada tokoh anime Gundam Wing yaitu Relena Peacecraft. Rambut panjang dengan poni rata serta kepang di bagian belakang rambut. Manis nian raut parasnya, wajah anak perempuan itu oriental, dingin, dan terkesan cuek bebek karena ekspresinya yang datar. Sorot matanya tajam, menunjukkan seseorang yang pintar dan tidak gegabah. Sekalinya nampak senyum di bibirnya yang tipis, terasa kehangatan yang sangat dalam untuk seseorang yang pernah berarti di hatinya.

Mata mereka pun saling bertatap, anak laki-laki tersebut melambaikan tangannya dengan ekspresi awkward. Dia tidak sadar bahwa anak perempuan itu telah menjadi cinta pertama pada pandangan yang pertama.

Sang pemilik wajah tanpa ekspresi itu nampaknya sadar telah diawasi sepasang mata yang penasaran tentang dirinya. Dan menjulurkan lidah, meledek si penguntit yang pemalu tersebut.

Keesokan harinya ia memberanikan diri untuk berkenalan dengan anak perempuan itu dan dengan polosnya membawa coklat serta boneka beruang teddy bear. Anak SMA dan anak SMP, kisah kasih sepasang monyet yang terjalin selama 4 tahun lamanya. Flashback itu menjelma menjadi wanita yang sekarang sedang menelponnya. 6 digit belakang adalah tanggal bulan dan tahun yang mungkin pernah berarti bagi mereka berdua. Nomor selular yang kebetulan mereka dapatkan dari sebuah kedai penjual pulsa di belakang sekolah.

Tanggal yang sebetulnya tidak pernah terpikirkan lagi olehnya, tetapi sekarang justru muncul secara tiba-tiba tanpa ada pertanda yang disebut firasat. Ya, ia sangat tidak percaya dengan firasat namun juga tidak suka dengan kejutan.

Saya tahu persis siapa kamu, ganggu tidur tahu ngga? Mamamu nda pernah ngajarin sopan santun agar tidak mengganggu orang lain istirahat?” balasnya sok ketus. Dan perempuan itu dengan cepat menanggapi kejengkelan laki-laki tersebut “mamaku sih ngajarinnya kalau backstreet itu ngga baik dan kalau tidur terus, kapan kamu sadar jika ada seseorang yang masih merindukanmu selama ini hingga terbawa mimpi?” Sebuah pertanyaan balik yang akhirnya terus menggema di kepala, terus menghantuinya selama perjalanan menuju kantor. Ya memang ternyata sudah lama sekali dan sayangnya bukanlah sebuah mimpi. Ia pun membuka kembali recent calls di handphone, lalu menghapus jejak histori panggilan tersebut.

What a day, umpatnya dalam hati..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s