Bersyukur

Ternyata sudah lama juga saya tidak bermain sajak, seringkali ketika di kereta saat menempuh perjalanan menuju kantor di siang hari yang terik pagi hari saya ngetik-ngetik draft lewat aplikasi WordPress untuk smartphone. Cuma yang sampai dengan eksekusi klik button post hanya segelintir. Sambil mendengarkan stasiun radio favorit saya melongok ke jendela kereta. And hi there, I’m so grateful for Your grace that never ends.

Ada pepatah di balik tawa gembira ada hati yang ceria, ada banyak hal yang telah berubah dari hari demi hari. Saya percaya bahwa hari esok akan selalu lebih baik. 4.5 tahun yang lalu saya berangkat ke Jakarta dan indekost cukup lama setelah sebelumnya juga sempat tinggal di negeri Jiran. Terkadang saya suka rindu dengan kegiatan saya ketika ngekost. Bangun pagi, sate, dan masih sempat lari pagi 3-4 km. Pukul 08.30an baru berangkat ke kantor.

Eh sekarang cerita itu sudah berubah. Di rumah rutinitas bangun pagi *huss jam 6 itu udah siang lho ncep* dan berdoa lalu berangkat kerja tidak lupa bikin sarapan terlebih dahulu. Saya sempat mengira akan menjadi monoton. Tetapi setelah saya sawang-sawangreview, dijalani dan rangkum ternyata saya salah. Justru menjadi semakin menarik dan selalu ada pengalaman yang baru yang tidak terduga.

Waktu akan terus bergulir,
Jangan sampai melewatkan apa yang tidak seharusnya berlalu,
Karena kasihNya yang deras mengalir,
Pertanda Yang Kuasa menyertai selalu.

Waktu menjadi sebuah kata yang terlintas di benak saya,
Saya bertanya kepada diri sendiri untuk ada ada waktu?
Bahwa di setiap waktu selalu terdapat kebaikanNya bagi saya,
Dan rasa syukur seringkali diingatkan melalui waktu.

Apa yang paling saya takutkan? Kehabisan waktu dan artinya maut. Manusiawi, karena daging ini memiliki satuan tahun. Tapi cerita manusia tidak akan pernah habis. Tidak ada salahnya saya mengisi waktu dengan bersyukur karena rasa syukur tidak dibatasi oleh satuan dan oleh karena kasihNya yang tidak terhingga meskipun manusia pasti menutup umur.

Berkat Tuhan satu-satu hitunglah, kau niscaya kagum oleh kasihNya – KJ 439 Bila Topan K’ras Melanda Hidupmu

Selamat ulang tahun Eyang Putri, sebagai rasa syukur dari cucumu yang memiliki malaikat secantik dirimu. Sri Soenarsih, yang mengajarkan “ungkapan pujian dan bersyukur selalu atas rahmatNya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s