Kandang Godzilla, More Exposure!

Godzilla’s Cage

Yeay akhirnya mampu mengumpulkan niat untuk memposting cerita tentang perjalanan iseng fotografi saya tepat di saat bulan puasa lalu. Bermula dari rasa bosan lalu membuka jejaring sosial Instagram, saya menemukan salah satu tempat “hits” anak jaman now di daerah sekitaran Jabodetabek. Tempatnya lumayan asik-hore untuk njepret dan menghabiskan waktu serta bersantai.

Di mana tuh? Hayo tebak! Tepatnya di daerah pojokan kota Tangerang, yaitu di daerah Koja. Tempat ini dikenal dan sering disebut dengan nama Kandang Godzilla. Dari Jakarta saya berangkat tepat pukul 13.00 WIB. Perkiraan Google Maps waktu tempat Jakarta ke tempat ini adalah sekitar 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. So saya berpikir “ah ya sudahlah, sekalian nyunset saja di sana

Toh kebetulan saat itu di bulan Juni sedang momen puasa, sekalian keluar ngabuburit sekalian saya sudah lama tidak have fun dengan si kamera karena jarang dijamah hehe. Saat mencari tempat ini saya tertarik dengan nuansa alamnya, mirip di jaman Jurassic. Hamparan kolam dengan dipagari oleh tebing dan di sekitarnya padang rumput serta hamparan sawah. Berbekal kamera, lensa 16-50mm, tripod, dan tas kamera saya segera packing lalu bergegas.

Carpe Diem

Tepat pukul 14.00 saya sampai di tengah kota Tangerang dan makan siang dulu di McD. Karena kebetulan seharusnya rumah makan yang satu ini cukup kondusif untuk makan tanpa takut mengganggu saudara yang muslim karena sedang berpuasa hehe. Perjalanannya cukup panjang dan lama, dari tengah kota masih butuh waktu sekitar 1.5 jam perjalanan lagi hingga sampai di lokasi. Saya harus melewati daerah Maja ke arah Cisoka.

Jauh pisan euy karena sekitar 65 km dari Jakarta. Tapi keunikan alamnya dan nuansa matahari tenggelam yang dramatis di Instagram membuat saya tetap bersikeras untuk melanjutkan perjalanan. Eh apesnya tepat hampir pukul 15.00 saya harus menepi karena hujan deras. Dan teledornya saya lupa membawa jas hujan sehinga tidak dapat melanjutkan perjalanan sementara. Saya berteduh di warung pinggir jalan daerah Tigaraksa.

The Separatoz

Saya berkendara dengan kecepatan sedang, yang penting selamat hehe karena jalanan cukup licin dan ramai dengan kendaraan besar seperti bus serta truk. Satu lagi kendala yaitu tersendat macet di daerah Tigaraksa sampai saya jengkel. Sesampainya di Jalan Raya Cisoka pemandangannya asoy ajaib deh! Mantap soul, hamparan sawah hijau kanan kiri. Membuat mata ini betah berlama-lama memandangnya saking kagumnya. Kebetulan notifikasi smartphone saya matikan juga agar tidak ada distraction sehingga baterai awet untuk jepret serta berselfie ria.

By the way jalanan di daerah ini cukup halus dan sudah beton. Cuma di beberapa titik bolong-bolong parah karena perbaikan dan smartphone saya sempat terlempar dari motor karena motor terkena jebakan batman tersebut. Apes, layarnya langsung pecah tapi pesta tetap berlanjut donk tanpa delay. Pokoknya hanya ingin menikmati hal ini tanpa ada gangguan hehe. Berikut hasil jepretan saya di daerah Jalan Raya Cisoka.

Stop Bullying! Kidding!
Langit Ungu dan Hamparan Sawah

Selesai berpuas ria jepret di daerah Cisoka, saya segera bergegas karena waktu sudah menunjukan hampir pukul 16.50. Dari jalan raya Cisoka hanya butuh waktu 5 menit hingga sampai di Kandang Godzilla. Beberapa spot yang saya tentukan adalah dari atas tebing, lalu hamparan sawah, kolam, dan tebing-tebing di sekitar lahan area. Waktu yang sudah saya ikat untuk mulai jepret adalah tepat pukul 17.15 hingga 18.30. Jam di mana langit mulai memikat dengan warna ungu kemerahan dan saatnya bermain teknik longexposure.

Di Kandang Godzilla untuk kendaraan bermotor jenis sepeda terkena tarif parkir dan retribusi sebesar Rp 3000,- ditambah Rp 2000,-. Wisata yang cukup murah bukan? Yuk mari selanjutnya bagi yang penasaran kita saya pamer sedikit hasil jepretan landscape selama di sana.

Penampakan Kandang Godzilla

Nah beginilah kira-kira overview tampilan landscape Kandang Godzilla. Epic bukan? Berasa di jaman purbakala. Ternyata jika rajin mencari tempat bersantai, di sekitar kita ada banyak sekali wahana yang menarik. Nuansa alam banget lah, ada petak sawah dan kolam. Kebetulan juga beberapa warga terlihat memancing di sini. Tebing-tebing ini sendiri tidak terbentuk secara alami kok. Tempat ini merupakan hasil kerukan warga dan penambang sekitar yang membutuhkan batu kapur.

Be Cool!

Dan kebetulan sekali hasil kerukan dengan kombinasi persawahan dan genangan kolam (mata air sekitar dan bukan resevoir ya) ternyata dimanfaatkan oleh beberapa fotografer untuk mengambil landscape yang kece badai karena perpaduannya membuat tempat ini seperti di jaman dinosaurus. Untung benar-benar tidak ada Godzilla atau T-Rex. Sehingga saya dapat hunting foto dengan aman hehe. Karena itulah warga sekitar menamainya dengan Kandang Godzilla *ini yang saya kutip dari penjaga motor*

Lembut Seperti Karpet

Di sore hari itu banyak sekali kawula muda-mudi yang sambil menunggu berbuka ya ngabuburit di sini. Entah bersantai, selfie, ambil gambar, nginstastory, jalan-jalan sambil menikmati pemandangan sore hari yang nan syahdu di daerah ini. Tidak heran sangat ramai karena viral oleh jejaring sosial. Semoga tetap dapat dijaga kebersihannya, karena kalau sampai kotor karena pengunjung wah sayang sekali! Jujur saya sendiri tidak bosan-bosannya berputar-putar ke sana kemari di tempat ini.

Tidak terasa hampir 2 jam penuh saya jepret sana-sini sambil mengagumi golden hour di tempat ini. Keringat bercucuran karena tracking dan acara panjat tebing-tebingnya. Pengelolaan tempat ini cukup baik, karena acara pancat tebing sudah diakomodir dengan adanya tangga bambu. By the way hati-hati ya karena tanah di Kandang Godzilla cukup gembur dan licin berlumpur, khususnya di daerah yang dekat dengan kolam genangan sehingga disarankan mengenakan sepatu atau sandal gunung.

Galau

Tepat pukul 18.30 lebih sedikit akhirnya saya menyudahi acara hunting, berlatih long-exposure, dan wisata ria. Badan sudah sangat lelah tapi hati senang dan ceria karena mendapat kesempatan untuk menikmati keindahan alam. Semoga di lain waktu dapat kembali bermain ke tempat ini lagi. Yuk bagi yang tertarik monggo main-main ke sini, mari promosikan alam Indonesia yang luar biasa level amazingnya. Salam!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s