Spot Fotografi Ikon Kota Salatiga

Sembari mendengarkan playlist di music player tiba-tiba saya jadi ingin membahas tentang spot foto di Kota Salatiga dan sekitarnya. Ceritanya di bulan April dan Juni 2017 saya menyempatkan untuk hunting foto agar kamera balik modal hehehe. Awalnya sih mengincar Milkyway namun karena cuaca tidak bersahabat akhirnya saya lebih memilih berlandscape ria.

Yang pertama adalah Sumurup, kalau spot foto ini tidak perlu ditanya lagi. Sudah pasti top markotop. Apalagi momen ketika nelayan setempat sedang beraktivitas. Eh btw jangan lupa untuk menyapa warga sekitar yak. Mereka ramah-ramah lhoh, siapa tau jodoh #eh hehe.

Parkiran Perahu
Sumurup
Jembatan Ikonik
Nelayan Lokal
Syahdoe
Senja di Sumurup
Penebar Jala

Yang kedua adalah Pohon Cinta. Ikonik banget, terletak di dekat kantor PLN dan SMP Al-Azhar. Pohon yang tumbuh di tengah sawah sebatang kara ini menyimpan cerita asmara lhoh. Dapat googling jika ingin mengetahui jalan ceritanya ya.

Ikonik Pohon Cinta
Move On

Yang ketiga adalah Mata Air Senjoyo, wow banget deh spot yang satu ini. Selain sungai dan mata airnya masih ada pekarangan warga dan ladang tebu. Satu spot komplit banget, dapat berlongexpo dan gaya foto ala-ala hehe.

Landscape Portrait
Indahnya Pekarangan Warga
Mata Air Senjoyo

Sebetulnya ada banyak sekali spot foto di kota Salatiga dan sekitarnya, seperti halnya daerah lainnya. Namun karena keterbatasan akomodasi, waktu, dan hal lainnya saya tidak sempat mencari lebih banyak. Oh iya jangan merasa susah dalam mencari informasi tentang “hidden treasure” di masing-masing daerah ya. Setidaknya kita dapat memanfaatkan sosial media Instagram dengan hashtag #exploreblablabla serta account “eksplorasi” yang berjibun itu untuk menggali lebih dalam apa saja spot wisata di masing-masing daerah.

Oh ini contoh lain adalah Alas Karet. Untuk tempatnya sendiri sebetulnya tidak berada di Alas Karetnya sih hehe. Sekitar 15-20 menit berjalan kaki menuju bukit dari Alas Karet. mohon maaf saya lebih narsis di spot foto ini 😀

Saya dan Landscape Alam oleh Pilipus Kurniawan
Melipur Senja
Yeay, Liburan!

Jika berbaik hati kita turut dapat berkontribusi dalam menyebarkannya agar lebih viral, bukan untuk sekedar pamer namun agar lebih dapat dikenal serta dikelola dengan lebih baik potensi wisatanya. Bukankah sosial media akan menjadi lebih bermanfaat untuk hal-hal yang positif? Hehehe. Yap sekian sih dari saya, eh ngobrol-ngobrol sedikit tentang kebersihan dan kesopan santunan. Please jangan buang sampah sembarangan dan menghargai warga lokal sekitar. Mampu menghargai lingkungan tentunya akan menjadi poin positif bagi setiap traveller.

Mari kita belajar tentang kearifan lokal ya. Alam adalah guru dan laboratorium pengetahuan yang terbaik. Salam!

NB : Foto lain terdapat di tautan posting lama saya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.