VSCO, Editor Favorit Saya

Hasil jepretan RAW Sony α6000 memang sangat pas jika dikombinasikan dengan MacBook dan iPhone menurut saya. Setelah lelah hunting, colok kabel data dari kamera ke MacBook lalu kirim ke iPhone lewat AirDrop. Tidak memakan waktu lama, untuk RAW files dengan ukuran sebesar 30MB hanya butuh waktu kurang dari 2 menit untuk transfer. Jauh lebih mantap daripada saat menggunakan Samsung Galaxy S6 edge. So far aku sangat puas dengan performa kombinasi Sony dan Apple hehe.

Ditambah dengan kemampuan iPhone yang ternyata secara out of the box dapat membaca dan memproses RAW atau DNG tanpa bantuan 3rd party. Saya masih ingat, November tahun lalu mencoba open file RAW di S6 tapi sayangnya file tersebut tidak dikenali oleh smartphone. Jadi akhirnya saya memutuskan hijrah ke iPhone 6s dan S6 pindah tangan ke mama. Kenapa sih kudu melalui smartphone dan tidak lewat notebook? Kadang handphone itu jauh lebih praktis dan kapabilitasnya untuk image processing tidak kalah dengan komputer.

Jadi tidak perlu heran jika Adobe dan Google develop aplikasi editing di smartphone secara jor-joran. Coba saja lihat postingan saya yang sebelumnya. Sekarang fiturnya sudah semakin bertambah. Biasanya Google Snapseed menjadi pilihan utama, karena out of the box dapat memberikan “first touch” untuk file RAW saat editing. First touchnya itu termasuk merubah exposure. Jauh lebih smooth dan prosesnya berbeda dengan tune standard. Karena tune standard itu kalibrasi warnanya lebih untuk gambar kompresi seperti JPEG *sok tahu aja sih ahahaha. And somehow nilai lebih Snapseed adalah fully integrated dengan Google Photos di iPhone. Jadi foto di Google Photos yang kita edit di Snapseed begitu diexport langsung menoverwrite yang ada di Google Photos. Hmm bisa dibilang nilai lebih hijrah ke iPhone.

Nah berhubung bosan dengan tune dan filter yang ada di Snapseed, saya mencoba aplikasi yang lain. Nah ketemu deh dengan VSCO. Asal mulanya sih tau aplikasi ini karena banyak banget seniman IG dan temen-temen *termasuk adikku si Kella* yang doyan banget pakai filternya. Eh btw ya, post-edit dengan filter itu tidak haram menurut saya soalnya harga filter lensa kamera semisal NiSi, Haida, Hoya, dsb itu lumayan menyikat isi dompet dan tabungan. Jadi ya teknik filter lewat aplikasi sah-sah saja donk hehe. Yang gratisan saja kalau saya kang, biar hemat hehehe!

Eits balik lagi ke VSCO, nah di dalam VSCO sudah ada beberapa presets yang dapat digunakan secara cuma-cuma. Yang out of the box sudah cukup oke, tinggal tuning lagi jika dirasa perlu. Dan jika masih kurang puas, jangan khawatir karena kita dapat menambah daftar filter (yang berbayar tentunya). Style khasnya itu berasa foggy, low contrast, dan vignette – shadow yang cool. Jadi elegan dramatis #halah. Ya ini mungkin cuma perasaan saya saja sih. Anyway untuk sample-samplenya dapat dilihat di sini ya. Dan selama 2 mingguan ini VSCO jadi aplikasi wajib untuk memberi ‘bumbu’ untuk gambar agar terlihat soft tanpa kehilangan detail, warna, dan claritynya. Meskipun kadang sering saya memberi filter secara berlebihan jadi terkesan kartun gitu hehe.

O iya, kita juga dapat bergabung di komunitas VSCO ini. Jadi dapat share hasil jepret dan olahan kita ke komunitas. Jika tidak salah juga diperbolehkan untuk membuat color-profile dan custom filter sendiri, jadi worth it banget untuk dicoba jika misal punya filter yang ingin dikomersilkan. Untuk hasil export gambar, nanti pada EXIF metadata biasanya akan terisi dengan “Processed with VSCO with filter_name preset”, memang sih tidak ada efeknya. Hanya sekedar credit dan validasi bahwa memang gambar diolah oleh aplikasi ini. Pamer dikit ya. Berikut hasil jepret lewat iPhone 6s yang sudah aku olah via VSCO, sori masih newbie soalnya. Cuma sok-sokan mereview.

3 Serangkai using iPhone 6s + VSCO
Pasar Sukatani using iPhone 6s + VSCO

NB: Dengan aplikasi kamera milik VSCO kita dapat mengambil foto dengan format RAW di iOS 10, mantap jiwa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.