Kado dari Lomba Foto Kementerian Pertanian

Tepat di penghujung bulan Desember, Yoga temen semasa sekolah memberi tahu info tentang lomba foto yang diadakan oleh Info Petani via Instagram. Berhubung saya juga ada tidak ada kegiatan yang lain selain mengerjakan proyek kantor yang entah kapan dapat selesainya, ya sudah ikut meramaikan lombanya.

Syarat dan temanya tidak bertele-tele, hanya cukup merepost banner lalu upload foto yang menggambarkan pertanian di masa kini plus caption saran di bidang pertanian dengan hashtag (#) “petanimudadunia“. Tidak lupa tag ke akun Kementerian Pertanian dan Info Petani. Sangat mirip dengan karya ilmiah singkat ?

Nah kebetulan di grup WhatsApp keluarga Om Marwan, mama, dan yang lainnya sedang heboh dengan “hidroponik“. Langsung mendapatkan ide hehe, selanjutnya belajar dari Mbah Google dan tanya-tanya mama tentang hidroponik. Setelah mendapat kerangka konsep caption dan tulisan, lanjut ngubek-ngubek harddisk dan cloud storage untuk mencari gambarnya.

Eh ternyata baru inget, September tahun lalu saya menginap di Greenhouse Boutique Hotel Jogja saat dinas kantor. Di sana ada taman hidroponik yang sempat saya abadikan untuk dipamerin ke mama. Alhasil komplit deh kelengkapannya, foto sudah punya dan captionnya sudah dirangkai.

Setelah saya tuning di Snapseed, segera langsung upload. Jujur saja saya memang tidak optimis untuk menang hehe, yang penting ikutan eksis sekalian belajar tentang hidroponik kan? Btw, berikut yang saya tulis di captionnya. Penginnya sih dapat membakar semangat anak muda Indonesia untuk berkarya di bidang pertanian, gimana? Udah oke belom gaya tulisan orasinya? ?

Nah selang waktu beberapa jam, ternyata foto yang saya upload di Instagram direpost oleh Instanusantara. Apaan tuh? Instanusantara itu salah satu komunitas fotografi nasional yang cukup besar. Puji Tuhan hehe, justru ini adalah bonus yang sangat berharga. Tidak menyangka foto saya direpost, apalagi oleh salah satu komunitas favorit dan itu merupakan rasa bangga tersendiri ☺️

Foto oleh: @nandcep — Bertani tidaklah selalu identik dengan modal besar, butuh lahan luas, atau bidang yang sulit berkembang. Media tanam pun tidak lagi harus di atas tanah atau gambut. Namun kini telah dikenal seperti cocopeat, hydroton, dan rockwoll. Melalui hidroponik sebagai salah satu terobosan di dalam bidang pertanian, semoga ke depannya para petani muda dapat terus menggali potensinya sebagai jawaban terhadap stigma akan bertani. — Lokasi: Greenhost Boutique Hotel, D.I. #Yogyakarta, #Indonesia — Resume merujuk dari teks @nandcep — Kegiatan Instanusantara: @instanusantaraFeed — Regional Instanusantara: #instanusantaraAmboina #instanusantaraBali #instanusantaraBandung #instanusantaraBanjar #instanusantaraCirebon #instanusantaraDIY #instanusantaraGto #instanusantaraJakarta #instanusantaraKepri #instanusantaraKuningan #instanusantaraMakassar #instanusantaraManado #instanusantaraMalang #instanusantaraMedan #instanusantaraPalu #instanusantaraPKY #instanusantaraSemarang #instanusantaraSurabaya

A post shared by #INSTANUSANTARA (@instanusantara) on

Terimakasih banyak ya Instanusantara, merasa senang dapat berbagi informasi dan semangat dengan khayalak luas. Apalagi dapat nominasi “Photo of the Day” plus essaynya disadur, saya pigura deh di sini.

NB : Update untuk penyelenggara ternyata adalah Info Petani dan bukan Kementerian Pertanian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.