Random #11

Jika sudah saatnya, aku bertaruh ia hanya akan meminta sekali.
Ucapnya dengan berani.
Langkahnya yang pasti.
Tatapannya tiada benci.
Harapannya penuh dengan arti.
Untuk membuatmu terkenang seumur hidup, karena hidupmu hanya sekali.

Kalau kamu merasakan karena terbiasa.
Apakah sepimu adalah karena terbiasa?

Hanya bias warna.
Meski itu adalah sebuah rasa.

Mungkin jika ada kesempatan bolehlah diberi.
Siapa tau di wajahmu dapat terukir senyum seri.
Karena ada pepatah, berdua lebih baik daripada sendiri.
Dan, pintanya datang hanya sekali.

Kamu manis jika tersenyum.
Yang dipuja.

Apakah kamu tahu persamaan antara matahari terbit dengan matahari terbenam? Bahwa tidak satupun dari mereka yang dapat sepertimu, kamu dapat menerbitkan harapan dan dapat menenggalamkan asa.

Random #11

Untuk Apa Kepo?

Wanita : “Jadi, kamu itu mantannya si Anu ya?”

Pria : “Bukan mantan kok, siapa yang bilang?”

Wanita : “Si Itu dan si Ini yang bilang..”

Pria : “Halah, mereka kali mantannya si Anu.. Si Anu itu bukan mantanku, tapi..”

Wanita : “Tapi apa?”

Pria : “Tapi pernah enak bersama..”

Lalu kuah indomie rebus yang baru saja mendidih mengalir di atas kepala si pria. Pesan singkat : Jangan mengungkit masa lalu jika tidak siap untuk mengetahuinya, anggap saja apa yang sudah ya sudahlah. Meski memang pernah enak bersama.

Untuk Apa Kepo?